Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Kamis, 07 Desember 2023

Tentang Adobe Illustrator

 
























Selasa, 05 Desember 2023

JARINGAN KOMPUTER DAN INTERNET

 


Tujuan Pembelajaran :

  1. Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen perangkat pada jaringan lokal. 
  2. Peserta didik mampu mengkonfigurasi jaringan lokal dengan diskusi kelompok


Apa itu jaringan komputer? 

Jaringan komputer (jaringan) adalah beberapa komputer terhubung untuk saling berkomunikasi atau bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta atau menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer. Dua buah komputer atau lebih yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai media transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.


A. Komponen yang Dibutuhkan dalam Jaringan 

Dalam suatu jaringan dibutuhkan beberapa komponen. Komponen tersebut berupa perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). 

1. Hardware untuk Jaringan Berikut beberapa perangkat keras (hardware) untuk jaringan: 

  • Komputer client 
  • Komputer server 
  • Network Interface Card (NIC) 
  • Wireless Card 
  • Router 
  • Modem 
  • Access Point/Repeater 
  • Switch/Hub
2. Kabel Jaringan Untuk jaringan yang membutuhkan kabel sebagai penghubung seperti jaringan menggunakan kabel (wired network), kabel merupakan suatu hal yang penting untuk kelancaran dalam pengiriman atau penerimaan informasi. Ada beberapa jenis kabel yang dapat digunakan. Berikut jenis-jenis kabel yang sering digunakan: 
  • UTP 
  • STP 
  • Coxcial 
  • Fiber Optic 
B. Layout Jaringan Lokal 
Layout dalam jaringan dikenal juga sebagai topologi jaringan yang menggambarkan secara fisik dan logis di mana perangkat dan segmen jaringan saling berhubungan. LAN pada umumnya terdiri dari kabel dan switch, yang dapat dihubungkan ke router/modem untuk akses internet dan di dalam LAN juga terdapat Firewall, load balancer, dan pendeteksi gangguan jaringan. Contoh topologi jaringan logis dikategorikan sebagai topologi bus dan token ring yang dikategorikan sebagai topologi ring. Contoh topologi jaringan fisik termasuk jaringan topologi star, mesh, tree, ring, point-to-point, circular, hybrid, dan bus, masing-masing terdiri dari konfigurasi node dan link yang berbeda.

C. Cara Kerja Jaringan Lokal 
Fungsi Jaringan Area Lokal adalah untuk menghubungkan komputer bersama-sama dan menyediakan akses bersama ke printer, file, dan layanan lainnya. Arsitektur jaringan area lokal dikategorikan sebagai peer-to-peer atau client-server. Pada jaringan area lokal clien-server, server berfungsi menyediakan layanan seperti akses database, berbagi dokumen, email, pencetakan, dan mengelola lalu lintas jaringan beberapa perangkat klien terhubung ke server pusat dengan menggunakan perangkat wireless atau switch dapat mengakses layanan yang disediakan. Sedangkan perangkat pada jaringan peer-to-peer berbagi data secara langsung antar komputer menggunakan kabel atau wireless. LAN dapat saling terhubung dengan LAN lain menggunakan router atau melalui jalur dan layanan yang disewakan, atau melalui internet menggunakan teknologi VPN. Sistem LAN yang saling terhubung LAN yang lain ini diklasifikasikan sebagai Jaringan Area Luas (WAN) atau Jaringan Area Metropolitan (MAN). Jaringan Lokal dan Jaringan Luas berbeda dalam jangkauannya. 


D. Membuat Jaringan Lokal 
Dalam membuat rancangan Jaringan Lokal, yang harus dilakukan adalah menentukan kebutuhan jaringan. Hitung jumlah perangkat yang akan digunakan, kemudian menentukan jumlah port yang diperlukan. Perkiraan menambah jumlah port seiring bertambahnya jumlah perangkat. Untuk menghubungkan perangkat secara nirkabel, Acces Point atau router diperlukan untuk menyiarkan LAN nirkabel. Router juga diperlukan untuk membuat koneksi internet untuk perangkat di jaringan. Jarak antara perangkat keras harus diukur untuk menentukan panjang kabel yang dibutuhkan. Untuk instalasi Jaringan Area Lokal nirkabel, mulailah dengan menghubungkan komputer ke salah satu port LAN router atau access point melalui Ethernet. Masukkan alamat IP router/access point ke browser saat dimintai nama pengguna dan kata sandi silakan kalian lihat di bagian bawah pada perangkat router/access point untuk user dan password. Buka bagian "wireless" di pengaturan router/access point dan ubah nama jaringan di bagian "SSID". 

E. Mengamankan Jaringan Lokal 
Sebagian besar masalah dan solusi Jaringan Area Lokal berkaitan dengan masalah keamanan. Ada berbagai strategi untuk merancang Jaringan Area Lokal yang aman. Pendekatan yang umum adalah memasang Firewall di belakang satu titik akses, seperti router nirkabel. Tindakan berharga lainnya adalah dengan menggunakan protokol keamanan seperti WPA (Wi-Fi Protected Access) atau WPA2 untuk enkripsi kata sandi pada lalu lintas internet yang masuk. Menerapkan kebijakan autentikasi khusus memungkinkan administrator jaringan untuk memeriksa dan menyaring lalu lintas jaringan untuk mencegah akses yang tidak sah. Jalur akses tertentu dapat diamankan dengan penggunaan teknologi seperti VPN. Keamanan Jaringan Area Lokal Internal dapat dikelola dengan menginstal perangkat lunak antivirus atau anti-malware. 

F. Keuntungan Menggunakan Jaringan 
Ada beberapa keuntungan Jaringan Area Lokal dalam bisnis: 
  1. Mengurangi Biaya: LAN menghadirkan pengurangan yang signifikan dalam biaya perangkat keras Jaringan Area Lokal dan pengumpulan sumber daya yang efisien. 
  2. Peningkatan Kapasitas Penyimpanan: Dengan menyatukan semua data ke dalam server penyimpanan data pusat, jumlah server penyimpanan yang dibutuhkan berkurang dan efisiensi operasi meningkat. 
  3. Fleksibilitas yang Dioptimalkan: Data dapat diakses oleh perangkat apa pun dari mana saja melalui koneksi internet. 
  4. Komunikasi yang Efisien: File dan pesan dapat ditransfer secara real time dan diakses dengan mudah dari mana saja dan di perangkat apa pun.
Internet (Inteconnected-Network) 

Merupakan sekumpulan jaringan komputer yang membentuk jaringan luas (WAN) dan dapat terhubung ke berbagai macam situs atau website. Internet menyediakan akses untuk layanan di bidang telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia sehingga bisa saling berbagi informasi. Layanan internet memperlihatkan perkembangan yang sangat pesat, karena menawarkan beberapa daya tarik atau keunggulan dibandingkan media lain karena dapat memberikan akses yang luas. Keunggulan tersebut, antara lain:
  1. Komunikasi murah 
  2. Sumber informasi besar 
  3. Tantangan baru untuk berusaha 
  4. Keterbukaan “tanpa sensor” 
  5. Jangkauan yang tidak terbatas 

A. Kegunaan Internet 
Banyak kegunaan yang menguntungkan yang didapatkan dari internet dalam semua bidang (bisnis, akademis, pemerintahan, organisasi, dlsb.), antara lain: 
1. Internet sebagai Media Komunikasi Beberapa fenomena dan keunggulan internet sebagai media informasi dan komunikasi dibandingkan dengan media lain, informasi yang didapatkan lebih mudah, cepat, dan murah dengan jangkauan global dengan aplikasi: 
●Email 
●Media sosial (Facebook, Instagram, Twitter, Youtube) 
●Web browser (Mozilla Firefox, Google Chrome, Safari, Opera, Brave) 
●Percakapan (Whatsapp, Telegram, Signal, Line) 
●NewsGroup 
●FTP Gopher Semakin banyak website/situs media online (berbasis media cetak maupun yang tidak) sehingga mengurangi biaya kertas dan biaya distribusi, contoh: koran masuk internet (Kompas Cyber Media), Jpnn, Tribunnews, Detik, Satunet, CNN, Majalah, brosur, dlsb. 

2. Internet sebagai media promosi, diantaranya: 
●Image Company 
●Pengenalan dan pemesanan produk 
●Registrasi klien 
●Jadwal pengiriman, dll. 


B. Glosarium 

  • Internet : (Interconnected Network) adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputerkomputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia 
  • LAN : Jaringan berbasis lokal meliputi satu gedung
  • MAN : Jaringan lokal meliputi satu kota/wilayah 
  • WAN : Jaringan berbasis luas (internet) 
  • IP Address : Alamat untuk mengidentifikasi komputer dalam jaringan 
  • Chatting : Berkomunikasi melalui internet 
  • Topologi : Konsep yang digunakan untuk menghubungkan dua jaringan atau lebih 
  • Wireless : Tanpa kabel 

C. Daftar Pustaka 
Kusmadi, dkk. 2021. Informatika. Jakarta: Kemendikbudristek RI.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Selamat Mengerjakan !!

DAMPAK SOSIAL INFORMATIKA



Materi Pertemuan Teknologi Informasi dalam Bidang Ekonomi 

Dalam perekonomian suatu negara, teknologi informasi mulai dianggap memiliki peran penting dalam perekonomian suatu negara karena perkembangan teknologi informasi, perekonomian negara mulai menunjukkan perubahan yang signifikan. Banyak hal yang dirasakan berbeda dan berubah dibandingkan dengan pertumbuhan sebelumnya. Bila jarak dan waktu tidak menjadi masalah, yang berarti untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, berbagai aplikasi yang dibuat untuk memfasilitasi ini. Perekonomian suatu negara dapat dilihat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikai di negara ini. Semakin tinggi perkembangan teknologi informasi, semakin tinggi pertumbuhan ekonomi negara. Namun, perkembangan teknologi informasi juga memiliki sisi negatif, di mana banyak penyalahgunaan teknologi dalam melakukan kejahatan. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan ilmu kemajuanm. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru untuk aktivitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi orang telah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir. Namun, meskipun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga memungkinkan penggunaan istilah negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia.

Peran Teknologi Informasi dalam bidang Ekonomi Dalam perekonomian suatu negara, teknologi informasi mulai dirasa mempunyai peran yang penting dalam perekonomian suatu negara karena dengan berkembangnya teknologi informasi, perekonomian suatu negara mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Banyak hal yang dirasa berbeda dan berubah dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya. Saat sekarang ini jarak dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, berbagai aplikasi terciptauntuk memfasilitasinya. Perkembangan teknnologi juga membawa pengaruh yang signifikan dalam kegiatan ekonomi dan bisnis. Perekonomian suatu negara dapat dilihat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikai di negara tersebut. Semakin tinggi perkembangan teknologi informasi maka semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Namun perkembangan teknologi informasi ini juga memiliki sisi negatif, dimana banyak penyalahgunaan teknologi dalam melakukan tindak kriminal. Adapun peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang ekonomi antara lain sebagai berikut :

  1. E-banking E-banking didefinisikan sebagai penghantaran otomatis jasa dan produk bank secara langsung kepada nasabah melalui elektronik, saluran komunikasi interaktif. Nasabah dapat mengakses e-banking melalui piranti pintar elektronik seperti komputer/PC, PDA, ATM, atau telepon. Saluran dari e-Banking yang telah diterapkan bank-bank di Indonesia sebagai berikut: 

  • ATM, Automated Teller Machine atau Anjungan Tunai Mandiri, ini adalah saluran e-Banking paling populer yang kita kenal. Fitur tradisional ATM adalah untuk mengetahui informasi saldo dan melakukan penarikan tunai. 
  • Phone Banking, ini adalah saluran yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi dengan bank via telepon. Pada awalnya lazim diakses melalui telepon rumah, namun seiring dengan makin populernya telepon genggam/HP, maka tersedia pula nomor akses khusus via HP bertarif panggilan flat dari manapun nasabah berada. 
  • Internet Banking, ini termasuk saluran teranyar e-Banking yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi via internet dengan menggunakan komputer/PC atau PDA. Keuntungan internet banking bagi nasabah antara lain dapat menghemat waktu karena tidak perlu datang ke bank untuk melakukan transaksi, menghemat biaya karena transportasi menuju ke bank dapat dihilangkan dan lebih cepat, karena tidak perlu menunggu antrean yang banyak. 
  • SMS/m-Banking, saluran ini pada dasarnya evolusi lebih lanjut dari Phone Banking, yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi via HP dengan perintah SMS. Di balik kemudahan e-Banking tersimpan pula resiko, untuk itu diperlukan pengaman yang baik. Lazimnya untuk ATM, nasabah diberikan kartu ATM dan kode rahasia pribadi (PIN); sedangkan untuk Phone Banking, Internet Banking, dan SMS/m-Banking, nasabah diberikan kode pengenal (userid) dan PIN. Sebagai pengaman tambahan untuk internet banking, pada bank tertentu diberikan piranti tambahan untuk mengeluarkan PIN acak/random. Sedangkan untuk SMS Banking, nasabah diminta untuk meregistrasikan nomor HP yang digunakan.2. E-Commerce Perdagangan elektronik atau e-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. Ecommerce.
    2. Dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. 
    Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (ebusiness) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll. Keuntungan dari e-commerce adalah dapat menjual produknya kepada lebih banyak orang, perusahaan tidak perlu membuka banyak cabang distribusi, biaya yang dikeluarkan perusahaan dapat dikurangi karena perusahaan tidak perlu menyediakan toko yang besar dan pegawai yang banyak, karena biaya yang dikeluarkan perusahaan dapat dikurangi, maka harga barang dapat dijual lebih rendah, barang yang dijual lebih murah dapat meningkatkan daya saing perusahaan, konsumen tidak perlu mendatangi toko untuk mendapatkan barang. Konsumen cukup ke Internet dan memesan barang, barang akan diantar ke rumah, pembeli dapat menghemat waktu dan biaya transportasi dalam berbelanja, konsumen mempunyai banyak pilihan, karena dapat membandingkan semua produk yang ada di internet, konsumen dapat membeli barang yang terdapat di negara lain dan harga barang yang dibeli menjadi lebih rendah. 

  • Dampak Positif Teknologi Informasi dalam Bidang Ekonomi
  • Teknologi yang berkembang pesat, baik teknologi informasi, komunikasi, maupun transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara. Lebih lanjut dampak positif teknologi informasi dan komunikasi di bidang ekonomi adalah: 
  1. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi 
  2. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. 
  3. Kemajauan ekonomi dalam bidang kedokteran mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi 
  4. Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan 
  5. Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk 
  6. Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu 
  7. Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi 
  8. Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak 
  9. Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah. 
  10. Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksitransaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.
  • Dampak Negatif Teknologi Informasi dalam Bidang Ekonomi 
  • Beberapa dampak negatif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi di bidang pemerintahan, antara lain: 
  1. Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba 
  2. Hal yang sering terjadi adalah pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang mengakibatkan kerugian financial yang besar 
  3. Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyaknya terjadi kasus penipuan dalam perdagangan online 
  4. Karena sifatnya yang langsung (real time), cara belanja dengan menggunakn kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internetpun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan kartu kredit) online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka daptkan untuk melakukan kejahatan 
  5. Cybercrime : Cybercrime adalah kejahatan yang di lakukan seseorang dengan sarana internet di dunia maya. Perbuatan ini dilakukan secara ilegal yang menyebabkan kerugian yang sangat besar. Contohnya mencoba masuk ke jaringan dengan masuk mengeksplorasi ataupun mencari kelemahan sistem jaringan 
  6. Hacking : Usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atupun mencari kelemahan system jaringan. Seperti hacking pada facebook yang sering terjadi sebagai sarana untuk jual beli online sehingga menimbulkan kerugian bagi penjual ataupun pembeli 
  7. Cracking : Usaha memasuki secara illegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah atau menghancurkan file yang di simpan pada jaringan tersebut. Dalam dunia bisnis online hal ini menimbulkan kerugian yang besar. 
  8. Kekekrasan dan Gore. Kekejaman dan kesadisan juga ditampilkan dalam dunia bisnis internet. Karena segi bisnis dan isi di internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara untuk dapat menjual situs mereka, salah satunya dengan menunjukkan hal-hal yang tabu.
  9. Saling menghujat di media sosial karena pengambilan foto-foto testimony ataupun foto-foto produk yang dijual tanpa izin. 
  • Contoh Penerapan TIK Dalam Bidang Ekonomi Populasi manusia semakin bertambah setiap tahun. Dampaknya terlihat pada peningkatan kebutuhan akan pangan sehingga banyak orang yangmemutuskan untuk menjalankan bisnis di bidang makanan. Industri makanan diperkirakan merupakan sektor pendukung ekonomi di berbagai negara dengan keuntungan yang besar. Berdasarkan National Restaurant Association, sebuah organisasi pendukung dalam melakukan bisnis di bidang makanan, layanan industri makanan akan mengalamai peningkatan nilai jual yang akan melebihi angka 632 miliar dollar di masa yang akan datang. Hal ini mendorong banyak restoran akan menggunakan teknologi untuk membantu banyak aspek seperti penjualan dan pelayanan. Beberapa aplikasi yang sudah digunakan di berbagai restoran atau industri makanan adalah penggunaan kartu kredit untuk melakukan pembayaran dan pemesanan makanan dengan menggunakan aplikasi berbasis layar sentuh. Akan tetapi, ada beberapa teknologi yang lebih canggih telah digunakan berbagai toko yang dapat mendorong potensi berkembangnya bisnis makanan secara global. Teknologi tersebut di antara lain : 1.Mesin vendor makanan berbasis touchscreen Mesin vendor seperti MooBella yang menjual es krim dapat memproduksi berbagai variasi rasa es krim dalam waktu yang cepat yakni sekitar 40 detik. Contoh lainnya adalah mesin Coca-Cola’s Freestyle Soda Fountain yang dapat menghasilkan minuman dengan berbagai rasa sesuai keinginan hanya dengan satu mesin berbasis layar sentuh. Dari segi biaya, mesin ini memang tidak dapat dikatakan murah. Akan tetapi, kebutuhan masyarakat yang lebih bervariasi dari waktu ke waktu dapat mendorong daya jual produk dari mesin sehingga akan menutupi biaya pembelian mesin. 2.Pengelolaan restoran dengan aplikasi berbasis tablet pc Breadcrumb merupakan suatu aplikasi yang menyediakan tampilan visual dari meja, menu makanan dan bahan makanan yang digunakan, informasi pembayaran makanan, dan tiket pemesanan meja yang menggunakan perangkat berupa tablet pc. Aplikasi ini akan mengirim semua data yang dipesan pelanggan restoran langsung ke dapur sehingga akan mempermudah pelayanan dan mempercepat produksi makanan. Biaya yang harus dikeluarkan untuk menggunakan aplikasi ini berkisar antara $99 hingga $399 tanpa ada tambahan untuk setiap update aplikasi. 3.Tenaga penghasil biodiesel otomatis Chico, perusahaan penghasil biodiesel menciptakan sebuah prosesor BioPro untuk menciptakan bahan bakar dengan menggunakan minyak bekas baik minyak hewani maupun nabati. Hal ini tidak hanya mengaplikasikan konsep eco-friendly melainkan juga mengurangi biaya untuk menggunakan peralatan masak seperti alatpenggorengan khususnya dalam restoran siap saji. BioPro 190 merupakan prosesor yang berharga $9,995 merupakan prosesor dengan harga dan kapasitas terendah yang dapat digunakan untuk investasi restoran.

 ------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Selamat Mengerjakan !!!

  1. Tugas Mandiri
  2. Tugas Kelompok

Senin, 04 Desember 2023

Berpikir Komputasional



Melalui Berpikir komputasional (BK), siswa akan berlatih berpikir seperti seorang ilmuwan Informatika, bukan berpikir seperti komputer karena komputer adalah mesin. Kegiatan utama dalam BK ialah penyelesaian masalah (problem solving), untuk menemukan solusi yang efisien, efektif, dan optimal sehingga solusinya bisa dijalankan oleh manusia maupun mesin. Dengan kata lain, kegiatan dalam BK ialah mencari strategi untuk mengatasi persoalan. Persoalan apa yang akan diselesaikan? Sebetulnya, hampir semua persoalan sehari-hari mengandung konsep komputasi sehingga bisa diselesaikan dengan bantuan mesin komputer. Sebagai contoh, robot yang bertugas melayani penjualan di restoran atau mengantar makanan dan obat untuk pasien di rumah sakit yang sudah dipakai di beberapa negara maju, sistem komputer untuk memantau perkebunan sawit yang siap panen dan sebagainya. Sistem computer pada hakikatnya meniru dunia ini untuk dijadikan dunia digital sehingga bisa membantu atau menggantikan manusia dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sulit maupun membosankan.

Ada 4 fondasi berpikir komputasional yang dikenal dalam ilmu Informatika, yaitu Abstraksi, Algoritma, Dekomposisi, dan Pola, yang sangat mendasar dan secara garis besar dijelaskan sebagai berikut. 

  1. Abstraksi, yaitu menyarikan bagian penting dari suatu permasalahan dan mengabaikan yang tidak penting sehingga memudahkan fokus kepada solusi. 
  2. Algoritma, yaitu menuliskan otomasi solusi melalui berpikir algoritmik (langkah-langkah yang terurut) untuk mencapai suatu tujuan (solusi). Jika langkah yang runtut ini diberikan ke komputer dalam bahasa yang dipahami oleh komputer, kalian akan dapat “memerintah” komputer mengerjakan langkah tersebut. 
  3. Dekomposisi dan formulasi persoalan sedemikian rupa sehingga dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien serta optimal dengan menggunakan komputer sebagai alat bantu. Persoalan yang sulit apalagi besar akan menjadi mudah jika diselesaikan sebagiansebagian secara sistematis.
  4. Pengenalan pola persoalan, generalisasi serta mentransfer proses penyelesaian persoalan ke persoalan lain yang sejenis. 

BK perlu diasah dengan latihan rutin, mulai dari persoalan sederhana dan kecil. Kemudian, secara bertahap, persoalannya ditingkatkan menjadi makin besar, kompleks, dan rumit. Makin besar dan kompleks suatu persoalan, solusinya makin membutuhkan komputer agar dapat diselesaikan secara efisien. Pada tingkat SD dan SMP, strategi penyelesaian persoalan belum secara khusus dirumuskan dalam bentuk algoritma. Pada tingkat SMA/SMK, kalian akan belajar bagaimana caranya agar solusi masalahnya bisa dituliskan dalam bentuk algoritma yang efisien dan siap dibuat menjadi program komputer. Ruang permasalahan di dunia ini luas sekali, dan tentunya tak seorang pun ingin hidupnya menghadapi persoalan. Setiap bidang juga mempunyai persoalan dari sudut pandang bidang masing-masing, dan akan mengusulkan penyelesaian dengan menggunakan konsep dan prinsip keilmuan bidangnya. Kita belajar dari persoalan-persoalan yang ada dan pernah diusulkan solusinya. Oleh karena itu, belajar penyelesaian persoalan ialah belajar dari kasus-kasus dan solusinya. Namun, persoalan yang dibahas itu perlu di adaptasi dengan konteks kita. Kita perlu membentuk pola persoalan dan pola solusi dari latihan penyelesaiannya. Karena sangat banyak, latihan persoalan perlu dipilih. Topik yang dipilih dalam BK untuk SMA/SMK dalam mata pelajaran Informatika merupakan persoalan-persoalan mendasar terkait kehidupan sehari-hari yang perlu dikuasai dan mengandung konsep Informatika yang dominan. Bisa saja persoalan tersebut berkaitan dengan bidang lain, tetapi kita akan fokus ke aspek informatika. Memusatkan penyelesaian persoalan dari satu sudut pandang ini merupakan berpikir kritis! Dengan mempelajari dan membahas latihan latihan pada unit pembelajaran ini, diharapkan kalian akan mendapatkan dasar pengetahuan yang diperlukan untuk menemukan solusi-solusi yang membutuhkan program komputer. Melalui kasus yang dibahas, kalian diharapkan dapat membentuk katalog solusi, yang saat dibutuhkan, akan tinggal dipakai. Melalui kegiatan BK ini, siswa menabung potongan solusi yang kelak dapat dirangkai menjadi pola solusi yang dibutuhkan untuk persoalan nyata yang dihadapi.

A. Pencarian (Searching) 
Hidup adalah pencarian yang tiada henti. Mari, kita berpikir ke pengalaman “mencari” dalam kehidupan sehari-hari. Perhatikan contoh berikut. 
  1. Pernahkah kalian merasa kebingungan saat mencari sebuah buku di lemari buku kalian? Atau bahkan di perpustakaan? Saat kalian meminta bantuan kepada petugas perpustakaan, mengapa dia dapat menemukan buku yang kalian cari dengan waktu yang lebih singkat? 
  2. Suatu hari, kalian kehilangan baju seragam yang harus dipakai pada hari itu dan kalian mencarinya. Apa strategi kalian supayabaju tersebut cepat ditemukan?  
  3. Kalian mengingat sebuah potongan lirik lagu, tetapi tidak ingat judul lagu tersebut. 

Bagaimana kalian bisa menemukan lagu tersebut dengan cepat? Apa itu mencari? Mencari adalah menemukan “sesuatu” yang bisa berupa benda, angka, konsep, informasi yang memenuhi kriteria tertentu dalam suatu ruang pencarian. Masalah pencarian sangat umum ditemukan di dalam kehidupan, termasuk dalam dunia komputasi. Ketika melakukan suatu pencarian, kalian harus menemukan suatu benda atau objek yang memenuhi kriteria tertentu dari sekumpulan benda atau objek lain. Beberapa contoh dari masalah pencarian yang sering kalian temui ialah sebagai berikut. 
  1. Mencari buku dengan judul tertentu di rak buku perpustakaan.
  2. Mencari pakaian batik seragam kalian di lemari yang berisi semua pakaian yang kalian miliki.
  3. Mencari dokumen atau web tertentu dengan mesin pencari seperti Google.
 
Mencari benda nyata gampang, tinggal kita lihat dan kita cocokkan dengan mata. Namun, mencari informasi atau konsep yang tidak kelihatan? Hmmmmm... Tidak mudah! Masalah pencarian dapat dibuat dalam bentuk yang lebih formal agar dapat diterapkan pada banyak kasus. Elemen pada masalah pencarian meliputi hal-hal berikut. 
  1. Sekumpulan benda atau objek.
  2. Kriteria dari benda atau objek yang dicari. Pengecekan benda atau objek, untuk memeriksa apakah ia memenuhi kriteria pencarian.

B. Pengurutan (Sorting)
Saat merapikan sesuatu, misalnya koleksi buku, kita menyusun buku tersebut dengan menggunakan suatu aturan. Misalnya, jika kita memiliki koleksi buku cerita berseri, kemungkinan besar kita akan menyusunnya secara berurut dari volume pertama hingga volume yang terbaru. Atau, ketika sedang berbaris, kita diminta untuk membentuk barisan berdasarkan tinggi badan. Hal-hal tersebut merupakan sebuah proses pengurutan atau sorting. Proses pengurutan akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program komputer atau aplikasi yang sering kita gunakan. Pada aktivitas ini, kita akan melihat bagaimana proses pengurutan dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai strategi. Pengurutan merupakan suatu permasalahan klasik pada komputasi yang dilakukan untuk mengatur agar suatu kelompok benda, objek, atau entitas diletakkan mengikuti aturan tertentu. Urutan yang paling sederhana
misalnya mengurutkan angka secara terurut menaik atau menurun. Biasanya, masalah pengurutan terdiri atas sekumpulan objek yang disusun secara acak yang harus diurutkan. Setelah itu, secara sistematis, posisi objek diperbaiki dengan melakukan pertukaran posisi dua buah objek. Hal ini dilakukan secara terus-menerus hingga semua posisi objek benar. Terdapat beberapa teknik (algoritma) untuk melakukan pengurutan seperti bubble sort, insertion sort, quick sort, merge sort, dan selection sort. Pada unit ini, hanya akan diberikan penjelasan untuk setiap tiga teknik ialah sebagai berikut. Teknik lainnya dapat kalian pelajari dari referensiyang diberikan.

1. Insertion Sort 
Insertion Sort adalah salah satu algoritma yang digunakan untuk permasalahan pengurutan dalam list (daftar objek). Sesuai namanya, insertion sort mengurutkan sebuah list dengan cara menyisipkan elemen satu per satu sesuai dengan urutan besar kecilnya elemen hingga semua elemen menjadi list yang terurut. Misalnya, dalam kasus mengurutkan elemen list dari yang terkecil hingga terbesar (ascending), tahap pertama ialah kita akan membaca suatu elemen dengan elemen yang berdekatan.
Apabila elemen yang berdekatan dengan elemen saat ini lebih kecil, elemen yang lebih kecil akan ditukar dengan elemen yang lebih besar dan dibandingkan kembali dengan elemen-elemen sebelumnya yang sudah terurut. Apabila elemen saat ini sudah lebih besar dari elemen sebelumnya, literasi berhenti. Hal ini dijalankan satu per satu hingga semua list menjadi terurut. 

2. Selection sort
Selection sort merupakan algoritma pengurutan yang juga cukup sederhana, dengan algoritma mencari (menyeleksi) bilangan terkecil/terbesar (bergantung pada urut naik atau turun) dari daftar bilangan yang belum terurut dan meletakkannya dalam daftar bilangan baru yang dijaga keterurutannya. 
Algoritma ini membagi daftar bilangan menjadi dua bagian, yaitu bagian terurut dan bagian yang belum terurut. Bagian yang terurut di sebelah kiri dan bagian yang belum terurut di sebelah kanan. Awalnya,
semua elemen bilangan dalam daftar ialah bagian yang belum terurut, dan bagian yang terurut kosong. 

Tumpukan (Stack) dan Antrean (Queue) 

Kita akan mempelajari dua buah konsep cara penyimpanan data / objek dalam sebuah struktur yang akan menentukan urutan pemrosesan data/objek tersebut, yaitu tumpukan (stack) dan antrean (queue). Kedua konsep ini memiliki prosedur yang berbeda dalam menyimpan dan mengeluarkan data. Kedua konsep tersebut masing-masing memiliki peranan yang berbeda dan digunakan pada situasi yang berbeda pula. Bayangkan sebuah loket di sebuah rumah sakit, di mana para pasien yang akan berobat diminta untuk mendaftar lebih dahulu di loket penerimaan serta mengisi formulir pendaftaran. Setelah formulir tersebut diisi, para pasien akan mengembalikan formulir ke loket dan menunggu dipanggil oleh petugas. Kebetulan, di pagi hari, dokter yang bertugas belum datang sehingga para pasien harus menunggu. Ketika sang dokter tiba, petugas loket akan memanggil para pasien satu per satu untuk mendapat layanan Perhatikan sekarang bagaimana urutan pasien itu dipanggil oleh petugas loket. 
  1. Misalkan, petugas loket menumpuk formulir-formulir tersebut di mana formulir yang baru diterima diletakkan di atas formulir yang sudah diterima sebelumnya, kemudian ketika ketika memanggil pasien, petugas tersebut memanggil dengan urutan mulai dari formulir yang berada di atas tumpukan. Menurut kalian, apakah urutan tersebut adil/sesuai dengan yang diharapkan para pasien? Mengapa? 
  2. Bagaimana cara petugas menyusun tumpukan formulir dan/atau cara urutan memanggil para pasien dari tumpukan formulir sedemikian rupa sehingga pasien yang datang dan mengisi formulir lebih dulu akan dipanggil lebih dulu juga (dan sebaliknya)? 
Dalam dunia komputasi/informatika, terkadang, kita perlu untuk menyimpan data/objek dalam suatu urutan tertentu, untuk kemudian/sewaktu-waktu diambil/ dikeluarkan kembali, mungkin untuk diproses lebih lanjut atau untuk tujuan-tujuan lain. Ada dua cara utama kita dapat melakukan penyimpanan ini. 
  1. Antrean (queue): pada metode ini, objek-objek disimpan dalam metode penyimpanan yang berupa sebuah antrean sehingga objek yang pertama/ lebih dulu datang, juga akan lebih dulu keaknya sebuah antrean di loket, pintu masuk, dll. Prinsip ini disebut prinsip First In First Out (FIFO). Dalam sebuah antrean orang, misalnya, jelas orang yang pertama datang akan berada di depan antrean, dan harus menjadi yang pertama yang mendapat pelayanan. 
  2. Tumpukan (stack): pada metode ini, objek-objek disimpan dalam metode penyimpanan yang menyerupai sebuah tumpukan (misal: tumpukan piring). Dengan demikian, objek yang pertama/lebih dulu disimpan justru akan menjadi yang terakhir keluar. Prinsip ini disebut juga Last In First Out (LIFO). Dalam tumpukan piring, misalnya, piring pertama yang diletakkan akan berada di posisi paling bawah, dan jika kita ambil piring satu per satu dari tumpukan itu, tentunya piring yang berada di posisi paling bawah tersebut akan menjadi yang terakhir diambil. 
Baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dunia informatika, kedua konsep urutan penyimpanan data tersebut memiliki peran dan kegunaan masing-masing. Ada permasalahan-permasalahan/situasi di mana antrean (FIFO) lebih cocok digunakan. Sebaliknya, ada juga permasalahan-permasalahan di 
mana tumpukan (LIFO) lebih tepat diterapkan. Untuk lebih memahami kedua konsep ini dan bagaimana mereka digunakan, mari, kita lakukan beberapa aktivitas di bawah ini. 

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Selamat Mengerjakan !!!

  1. Tugas Mandiri
  2. Tugas Kelompok

Jumat, 01 Desember 2023

Adab Sebelum Ilmu


Al-adab qabla al-‘ilmi “adab sebelum ilmu”. Ungkapan ini sering sekali terdengar di lingkungan pendidikan Islam, khususnya pesantren.

Hal ini mengingat penting dan mulianya pendidikan adab. Imam Malik pernah berkata, “Pelajarilah adab sebelum mempelajari suatu ilmu.”

Ibnu Mubarak juga menegaskan, “Kami mempelajari masalah adab itu selama 30 tahun, sedangkan kami mempelajari ilmu selama 20 tahun.”

Demikian halnya dengan Al-Zarnuji dalam kitab Ta’lim al-Muta’allim juga menguatkan pentingnya menjaga adab, khususnya terhadap guru. Beliau mengatakan, “Ketahuilah, seorang murid tidak akan memperoleh ilmu dan tidak akan dapat ilmu yang bermanfaat, kecuali ia mau mengagungkan ilmu, ahli ilmu, dan menghormati guru.”

 Adab yang baik dalam proses menuntut ilmu menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan keberkahan ilmu itu sendiri. Berkah, maknanya menurut Imam al-Ghazālī, ziyādah al-khair, yakni bertambahnya nilai kebaikan.

Ilmu yang berkah berarti ilmu yang memberikan nilai kemanfaatan dan kebaikan di dalamnya. Salah satu tandanya adalah ilmu tersebut diamalkan dan bermanfaat untuk dirinya dan orang lain serta mendatangkan kebaikan.

Adab juga merupakan cerminan dari baik buruknya akhlak seseorang. Akhlak yang baik ini menjadi tugas utama dari diutusnya Rasulullah SAW. “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR Ahmad).

Jadi, amanah mendidik adab dan akhlak sekaligus selaras dengan misi Nabi dan Rasul.

Mendidik adab membutuhkan proses waktu yang tidak sebentar. Butuh komitmen dan konsistensi yang baik dalam mengawal proses internalisasi.

Banyak ulama dalam mempelajari adab itu lebih lama ketimbang mempelajari ilmu. Dan perlu disadari bahwa faktor terpenting yang mempengaruhi baik burukya perilaku, yaitu lingkungan, baik keluarga, sekolah ataupun masyarakat.

Oleh karena itu, dibutuhkan strategi dan cara-cara khsusus dalam proses mendidik adab seorang murid. Setidaknya ada empat tahapan yang penting dilakukan untuk mendidik adab.

Pertama, memberikan uswah atau contoh yang baik, sebagaimana yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam mendidik para sahabatnya.

Kedua, proses pemahaman (al-fahm). Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan pemahaman yang benar tentang adab yang baik yang harus dikerjakan, dan adab yang buruk yang mestinya ditinggalkan. Proses ini dapat dilakukan melalui pembelajaran, kajian, diskusi, sosialisasi, dan lain sebagainya.

Ketiga, proses pembiasaan (ta’wid). Hal ini bisa dilakukan dengan membiasakan murid melakukan adab-adab yang baik. Bisa melalui program-program khusus seperti pembiasaan shalat berjamaah, zikir, budaya bersih, jujur, salam, menghargai teman, dan lainnya.

Keempat, proses pengawasan (muraqabah). Pengawasan dapat dilakukan langsung oleh para guru atau petugas khusus, atau juga bisa dibantu dengan teknologi yang ada. Pengawasan ini diharapkan dapat menjadi kontrol sosial untuk mengendalikan perilaku dan adab.

Tentu yang paling terpenting dalam pengawasan ini adalah dengan menanamkan sikap ihsan, sehingga setiap murid harapannya memiliki kesadaran tentang pengawasan dari Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda tentang ihsan, “Engkau menyembah Allah seolah-olah melihat-Nya, jika engkau tidak bisa melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.” (HR al-Bukhari no 50 dan Muslim no 8).

Setelah segala upaya dan ikhtiar dilakukan maka yang terakhir adalah berdoa kepada Allah SWT. Doa inilah yang akan menjadi senjata terakhir untuk mengetuk rahmat Allah SWT agar supaya menjadikan para murid insan yang beradab.

Wallahu a’lam

 

Oleh MUHAMMAD RAJAB

 Sumber :

https://www.republika.id/posts/41706/adab-sebelum-ilmu


Pentingnya Belajar dalam Perjalanan Manusia


Belajar adalah aspek fundamental dalam kehidupan manusia. Sejak masa kanak-kanak hingga masa dewasa, belajar terus berperan dalam membentuk pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman kita tentang dunia di sekitar kita. Namun, mengapa belajar begitu penting bagi manusia? Artikel ini akan mengungkap pentingnya belajar dalam perjalanan manusia dan dampaknya yang tak ternilai.

Belajar memainkan peran yang krusial dalam perkembangan manusia sepanjang hidupnya. Melalui belajar, kita dapat memperoleh pengetahuan baru, mengasah keterampilan, memperluas wawasan, dan menggali potensi pribadi. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai pentingnya belajar.

Pertama-tama, belajar memberikan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru. Melalui pendidikan formal, seperti sekolah atau universitas, dan juga melalui pembelajaran sepanjang hayat, kita dapat memperoleh pengetahuan tentang berbagai disiplin ilmu, teknologi, seni, dan banyak lagi. Misalnya, melalui pendidikan kita bisa mempelajari sejarah, matematika, sastra, ilmu pengetahuan, dan bahasa asing. Pengetahuan ini membantu kita memahami dunia di sekitar kita, memperluas wawasan, dan mengembangkan pemikiran kritis.

Selain itu, belajar juga membantu kita mengasah keterampilan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, melalui pembelajaran bahasa asing, kita dapat mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya. Dengan belajar keterampilan komputer, kita dapat meningkatkan efisiensi dalam bekerja. Belajar juga dapat membantu kita mengasah keterampilan kepemimpinan, kerja tim, dan pemecahan masalah. Dengan menguasai keterampilan-keterampilan ini, kita menjadi lebih siap menghadapi tantangan dalam kehidupan dan karier kita.

Selanjutnya, belajar membantu kita memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang dunia dan diri kita sendiri. Melalui eksplorasi, refleksi, dan analisis, kita dapat mengembangkan perspektif yang lebih luas dan menggali pemahaman yang lebih dalam tentang masalah kompleks. Belajar mendorong kita untuk mengajukan pertanyaan, mencari jawaban, dan berpikir kritis. Dalam proses belajar, kita dapat melihat dunia dengan sudut pandang yang berbeda, mengenali perspektif orang lain, dan mengembangkan empati. Dengan pemahaman yang lebih mendalam, kita dapat mengambil keputusan yang lebih bijaksana dan mengatasi tantangan dengan lebih baik.

Belajar juga berperan penting dalam meningkatkan kemampuan beradaptasi. Dalam era yang terus berubah, belajar menjadi kunci dalam meningkatkan kemampuan beradaptasi. Belajar mengajarkan kita bagaimana menghadapi tantangan, mengatasi perubahan, dan berinovasi. Dengan memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, kita dapat dengan lebih fleksibel menghadapi situasi yang berubah dan memanfaatkannya sebagai peluang untuk pertumbuhan. Kemampuan beradaptasi yang baik membantu kita tetap relevan di dunia yang terus berkembang dan meningkatkan peluang kesuksesan dalam karier.

Selain itu, belajar juga membantu kita dalam pemenuhan potensi pribadi. Setiap individu memiliki bakat, minat, dan keahlian yang unik. Melalui belajar, kita dapat mengeksplorasi minat dan bakat tersebut, mengasah keterampilan, dan mencapai potensi penuh yang kita miliki. Belajar memberikan ruang untuk mengembangkan diri, memecahkan batasan, dan mencapai prestasi yang lebih tinggi. Proses ini memberikan rasa pencapaian dan membangun kepercayaan diri. Ketika kita terus belajar dan mengembangkan diri, kita dapat menemukan kepuasan dan makna yang lebih dalam dalam hidup kita.

Terakhir, belajar membantu kita menghidupkan jiwa penjelajah yang ada dalam diri kita. Manusia memiliki naluri penjelajah yang kuat. Belajar memberikan peluang untuk menjelajahi dunia yang luas, mengenal budaya baru, memahami perspektif yang berbeda, dan mengembangkan pemahaman yang lebih holistik tentang kehidupan. Melalui belajar, kita dapat memperluas wawasan kita tentang berbagai topik, mengeksplorasi minat dan hobi baru, dan terlibat dalam pengalaman yang menginspirasi. Belajar merangsang rasa keingintahuan dan memperkaya pengalaman hidup kita

Secara keseluruhan, belajar memainkan peran yang penting dan tak tergantikan dalam perkembangan manusia. Melalui belajar, kita memperoleh pengetahuan, membangun keterampilan, memperdalam pemahaman, dan memenuhi potensi pribadi. Dalam dunia yang terus berubah dan kompleks, belajar menjadi kunci untuk terus berkembang, beradaptasi, dan menjalani kehidupan yang bermakna. Mari kita terus terbuka untuk belajar, mengasah diri, dan menemukan potensi tak terbatas yang ada dalam diri kita.

 

Sumber :

https://www.kompasiana.com/riskarindianti1374/6469db2f4addee473c6b6a22/pentingnya-belajar-dalam-perjalanan-manusia#:~:text=Melalui%20belajar%2C%20kita%20dapat%20mengeksplorasi,pencapaian%20dan%20membangun%20kepercayaan%20diri.

 

 

 

 

 

  

Tugas

1. Pertanyaan

Jawaban :

Keuntungan yang didapatkan ketika membuka usaha warnet yaitu kita bisa membantu pelajar atau orang-orang yang membutuhkan sesuatu menggunakan komputer,misalnya untuk mengerjakan tugas atau laporan dan juga untuk membuat suatu dokumen-dokumen. Warnet juga bisa digunakan untuk hal-hal lain,misal YouTube, Browser,dll. 

Kerugian yang didapatkan ketika kita membuka usaha warnet itu,kan sekarang jaman canggih jadi semua orang pasti bisa menggunakan hp tanpa memakai komputer atau harus pergi kewarnet, Bayar listrik-nya juga mahal terus kaya sia² buka usaha warnet jaman sekarang ini, soalnya jarang orang pergi kewarnet. 


2. Pertanyaan

Jawaban :

  1. Routing merupakan penetapan dalam menentukan urutan² proses produksi dari bahan mentah sampai menjadi suatu produk akhir. 
  2. Scheduling yaitu tahap menetapkan jadwal kegiatan operasi proses produksi yang disinergikan sebagai suatu kesatuan. 
  3. Dispatching merupakan penetapan dan penentuan proses pemberian perintah untuk mulai melaksanakan operasi prose produksi yang sudah direncanakan didalam routing dan scheduling. 
  4. Tindakan lanjutan yaitu langkah terakhir dalam perencanaan produksi dan kontrol. 

3. Pertanyaan

Jawaban :

  1. Perakitan manual yaitu perakitan yang sebagian besar proses dikerjakan secara konvensional atau menggunakan tenaga manusia dengan peralatan yang sederhana tanpa alat-alat bantu yang spesifik atau khusus. 
  2. Perakitan otomatis yaitu perakitan yang dikerjakan dengan sistem otomatis seperti otomasi,elektronik,mekanik, gabungan mekanik dan elektronik (mekatronik) dan membutuhkan alat bantu yang lebih khusus.