Senin, 21 September 2026

Digital/Web/UI-UX Design


Materi: Digital/Web/UI-UX Design

A. Pengertian Digital/Web/UI-UX Design

Digital/Web/UI-UX Design adalah proses merancang tampilan dan pengalaman pengguna pada media digital, seperti website, aplikasi mobile, dashboard, dan platform digital lainnya agar menarik, mudah digunakan, informatif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Materi ini menggabungkan kemampuan desain komunikasi visual dengan pemahaman teknologi digital dan perilaku pengguna.

1. Digital Design

Digital Design adalah proses membuat karya visual menggunakan perangkat digital.

Contohnya:

  • Banner digital

  • Poster media sosial

  • Konten Instagram

  • Iklan digital

  • Infografis

  • Landing page

  • Desain aplikasi

2. Web Design

Web Design adalah proses merancang tampilan dan struktur visual sebuah website.

Hal yang diperhatikan:

  • Tata letak halaman

  • Warna

  • Tipografi

  • Gambar dan ilustrasi

  • Navigasi

  • Responsivitas

  • Konsistensi identitas visual

3. UI (User Interface) Design

UI Design adalah perancangan tampilan antarmuka yang digunakan oleh pengguna ketika berinteraksi dengan website atau aplikasi.

Elemen UI antara lain:

  • Tombol

  • Menu

  • Ikon

  • Formulir

  • Kartu informasi

  • Navigasi

  • Warna

  • Tipografi

  • Ilustrasi

  • Layout

4. UX (User Experience) Design

UX Design adalah proses merancang pengalaman pengguna ketika menggunakan suatu produk digital.

UX mempertimbangkan:

  • Apakah website mudah digunakan?

  • Apakah pengguna mudah menemukan informasi?

  • Apakah navigasinya jelas?

  • Apakah proses pendaftaran mudah?

  • Apakah pengguna merasa nyaman?

  • Apakah pengguna dapat menyelesaikan tujuannya dengan cepat?

Sederhananya:

UI = bagaimana produk digital terlihat.
UX = bagaimana produk digital digunakan dan dirasakan oleh pengguna.


B. Tujuan Digital/Web/UI-UX Design

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep Digital Design, Web Design, UI dan UX.

  2. Menganalisis kebutuhan pengguna.

  3. Menentukan target pengguna sebuah produk digital.

  4. Membuat struktur informasi website atau aplikasi.

  5. Membuat sketsa/wireframe.

  6. Menentukan warna dan tipografi yang sesuai.

  7. Membuat desain antarmuka digital.

  8. Membuat prototype sederhana.

  9. Menguji desain berdasarkan pengalaman pengguna.

  10. Memperbaiki desain berdasarkan hasil evaluasi.

  11. Mempresentasikan hasil rancangan secara profesional.


C. Prinsip Dasar UI/UX

1. Simplicity

Desain dibuat sederhana sehingga pengguna tidak bingung.

2. Consistency

Warna, font, ikon, tombol, dan tata letak harus konsisten.

3. Hierarchy

Informasi penting harus lebih menonjol dibanding informasi pendukung.

4. Contrast

Perbedaan warna atau ukuran digunakan agar elemen mudah dibaca.

5. Alignment

Elemen desain harus tersusun rapi dan memiliki keteraturan.

6. Accessibility

Desain harus dapat digunakan oleh sebanyak mungkin pengguna, termasuk pengguna dengan keterbatasan tertentu.

7. User-Centered Design

Desain dibuat berdasarkan kebutuhan dan perilaku pengguna, bukan hanya berdasarkan selera desainer.


D. Tahapan Perancangan UI/UX

Siswa dapat menggunakan alur berikut:

Research → User Persona → User Flow → Wireframe → UI Design → Prototype → Testing → Evaluation

1. Research

Mengumpulkan informasi tentang:

  • Target pengguna

  • Kebutuhan pengguna

  • Masalah pengguna

  • Kompetitor

  • Tujuan produk

2. User Persona

Membuat gambaran pengguna utama.

Contoh:

Nama: Rina
Usia: 17 tahun
Status: Pelajar SMK
Kebutuhan: Mencari informasi jurusan dan pendaftaran sekolah
Kebiasaan: Menggunakan smartphone
Masalah: Sulit menemukan informasi sekolah karena website terlalu rumit.

3. User Flow

Menentukan alur yang harus dilalui pengguna.

Contoh:

Beranda → Pilih Jurusan → Detail Jurusan → Persyaratan → Daftar

4. Wireframe

Membuat kerangka awal tampilan tanpa terlalu fokus pada warna dan dekorasi.

5. UI Design

Mengubah wireframe menjadi desain visual dengan:

  • Warna

  • Font

  • Ikon

  • Foto

  • Ilustrasi

  • Button

  • Komponen visual

6. Prototype

Membuat simulasi interaksi antarmuka sehingga pengguna dapat mencoba alurnya.

7. Testing

Desain dicoba oleh beberapa pengguna.

8. Evaluation

Mencatat masalah dan melakukan perbaikan.


E. Studi Kasus

Studi Kasus: Merancang Website Promosi Produk UMKM

Situasi

Sebuah UMKM bernama "Kriya Nusantara" menjual produk kerajinan lokal seperti tas anyaman, dompet, dan aksesori.

Selama ini penjualan dilakukan melalui WhatsApp dan media sosial. Pemilik usaha ingin memiliki website sederhana untuk memperkenalkan produk dan meningkatkan penjualan.

Namun terdapat beberapa masalah:

  • Produk sulit ditemukan karena hanya diposting di media sosial.

  • Informasi harga tidak selalu tersedia.

  • Foto produk belum tertata.

  • Pelanggan kesulitan mengetahui cara melakukan pemesanan.

  • Belum tersedia katalog produk yang terstruktur.

  • Tampilan media promosi belum memiliki identitas visual yang konsisten.

Pemilik UMKM meminta siswa DKV untuk membuat rancangan website katalog produk.


F. Tugas Siswa

Tugas 1 – Analisis Masalah

Jawablah pertanyaan berikut:

  1. Apa masalah utama yang dialami UMKM tersebut?

  2. Siapa target pengguna website?

  3. Informasi apa saja yang harus tersedia?

  4. Apa tujuan utama website?

  5. Mengapa website harus mudah digunakan pada smartphone?


Tugas 2 – Membuat User Persona

Buat satu user persona berdasarkan studi kasus.

Format:

KomponenIsi
Nama...
Usia...
Pekerjaan...
Tujuan...
Kebutuhan...
Kebiasaan...
Masalah...

Tugas 3 – Membuat User Flow

Buat alur pengguna ketika ingin membeli produk.

Contoh:

Beranda → Katalog → Pilih Produk → Detail Produk → Pilih Jumlah → Pesan → WhatsApp

Siswa dapat mengembangkan alur tersebut sesuai hasil analisis.


Tugas 4 – Membuat Wireframe

Buat wireframe minimal 4 halaman:

  1. Homepage

  2. Halaman Katalog

  3. Halaman Detail Produk

  4. Halaman Kontak/Pemesanan

Wireframe dapat dibuat menggunakan kertas terlebih dahulu kemudian dilanjutkan menggunakan aplikasi seperti Figma, Adobe XD, CorelDRAW, atau aplikasi desain lainnya.


Tugas 5 – Membuat UI Design

Tentukan:

Warna:
Gunakan warna yang menggambarkan produk kerajinan lokal.

Tipografi:
Pilih maksimal 2–3 jenis font yang mudah dibaca.

Button:
Contoh:

  • Lihat Produk

  • Beli Sekarang

  • Pesan melalui WhatsApp

Komponen visual:

  • Logo

  • Foto produk

  • Ikon

  • Menu navigasi

  • Banner

  • Kartu produk


G. Tantangan HOTS

Kasus Pengembangan

Setelah prototype dibuat, dilakukan pengujian kepada 10 calon pengguna.

Hasil pengujian:

  • 6 pengguna kesulitan menemukan tombol pemesanan.

  • 4 pengguna mengatakan ukuran tulisan terlalu kecil.

  • 3 pengguna tidak memahami ikon keranjang.

  • 7 pengguna lebih cepat menemukan produk ketika kategori produk ditampilkan di halaman utama.

Pertanyaan

  1. Masalah UI/UX apa yang ditemukan?

  2. Bagian mana yang harus diperbaiki terlebih dahulu?

  3. Bagaimana cara memperbaiki tombol pemesanan?

  4. Bagaimana cara meningkatkan keterbacaan teks?

  5. Apakah ikon harus diganti dengan teks, atau cukup diperjelas? Jelaskan alasanmu.

  6. Bagaimana struktur homepage sebaiknya diubah berdasarkan hasil pengujian?

  7. Buat rancangan perbaikan dari prototype tersebut.


H. Produk Akhir Proyek

Siswa menghasilkan:

1. User Persona

2. User Flow

3. Wireframe

4. UI Design

5. Prototype

6. User Testing

7. Revisi Desain

8. Presentasi

Hasil akhir yang dikumpulkan

  • Dokumen analisis kebutuhan

  • User persona

  • User flow

  • Wireframe

  • Desain UI minimal 4 halaman

  • Prototype interaktif

  • Hasil pengujian

  • Desain setelah revisi

  • Presentasi proyek

Inti pembelajaran untuk siswa:

Desain UI/UX bukan hanya membuat website terlihat bagus, tetapi membuat pengguna dapat mencapai tujuannya dengan mudah, cepat, nyaman, dan jelas.

0 komentar:

Posting Komentar