- Menjelaskan konsep dasar karya sketsa dan ilustrasi;
- Menjelaskan teknik gambar sketsa;
- Menerapkan teknik serta media gambar sketsa dan ilustrasi;
- Membuat sketsa sebagai studi bentuk dan warna; serta
- Menganalisis sketsa Desain Komunikasi Visual.
Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.
Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.
Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.
Setelah mempelajari bab ini, siswa mampu:
Aplikasi Blender
merupakan perangkat lunak grafika komputer 3D. Penggunaan software ini
ditunjukkan membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D
interaktif, dan video games.
Blender memiliki fitur salah satunya pemodelan 3D,
penteksturan, penyunting gambar
bitmap, penulangan, simulasi fluida dan asap, simulasi partikel, animasi,
penyunting video, pemahat digital, dan perenderan.
Blender tidak membutuhkan banyak persyaratan perangkat
keras dan memiliki rekomendasi minimum berikut:
·
CPU 2GHz dual-core 64-bit dengan dukungan SSE2
·
RAM 4 GB
·
1280 × 768 tampilan
·
Mouse, trackpad, atau pena dan tablet
·
Kartu grafis dengan setidaknya 1 GB RAM, OpenGL
3.3
Komputer yang berusia lebih dari 10 tahun mungkin
mengalami sedikit kesulitan menjalankan Blender. Terlepas dari itu, pasti ingin
memastikan OS kamu mutakhir.
Fungsi Aplikasi Blender
Blender penuh dengan alat yang berguna, tetapi beberapa
akan lebih relevan untuk pemula daripada yang lain. Bagi banyak orang yang
datang ke Blender, alat yang paling populer adalah modeling, sculpting, dan
texturing, serta animasi. Mereka yang membuat objek untuk pencetakan 3D bahkan
mungkin tidak melampaui pemodelan dan pahatan.
Namun, bagi mereka yang tertarik untuk menjelajahi teknik
dan alat 3D yang lebih canggih, kamu dapat melihat Pensil Gemuk hibrida 2D/3D,
simulasi fisika, skrip, dan efek visual.
Fitur paling kuat dan berguna yang ditawarkan Blender
adalah pemodelan 3D dan alat pahatnya. Lagi pula, tidak ada seni 3D tanpa objek
3D!
Ada beberapa cara yang dapat kamu bisa lakukan untuk
membuat model 3D di Blender, dan versi terbaru (2.8) membuatnya lebih mudah
untuk menggunakan metode ini. Kamu dapat dengan bebas mengubah antara alat
pengeditan dan pemahatan mesh dengan satu perintah cepat.
Pemodelan berbasis mesh adalah pendekatan yang paling
umum digunakan, juga disebut pemodelan permukaan atau pemodelan kotak. Metode
ini bekerja berdasarkan poligon ke poligon, di mana objek dibangun dari
permukaan individu, kadang-kadang bahkan satu titik pada satu waktu
Mirip dengan metode ini adalah metode berbasis kurva,
yang disebut pemodelan NURBS di Blender, yang menggunakan garis untuk
mendefinisikan objek. Pendekatan ini melibatkan menggambar garis struktural
pemandu, yang kemudian digunakan untuk menghasilkan mesh.
Memahat memiliki berbagai alat yang digunakan untuk
'mendorong' dan 'menarik' mata jaring dengan cara yang berbeda, mirip dengan
cara seniman tradisional memahat tanah liat. Metode ini bekerja paling baik
ketika ada banyak poligon, dan umumnya digunakan untuk membuat objek yang
sangat detail dan bertekstur.
Fungsi Teknik Informatika dan
Komputer Berikut ini terdapat beberapa fungsi tik, terdiri atas:
Peranan dan manfaat Teknik Informatika dan Komputer
Sejarah Informatika Sejak manusia pertama ada dimuka bumi,
manusia selalu berusaha untuk mengkomunikasikan segala sesuatu yang ada
disekitarnya dengan berbagai cara. Zaman prasejarah adalah masa dimana manusia
belum mengenal tulisan. Pada masa itu manusia berkomunikasi dengan bahasa
isyarat dan bahasa lisan yang masih sangat sederhana. Manusia saat itu juga
mempunyai tradisi membuat lukisan-lukisan didinding gua. Pada tahun 3000 SM,
Bangsa Sumeria telah mengenal tulisan dalam bentuk symbol-simbol yang dinamakan
“pictograf”. Hal ini membuat mereka menjadi bangsa pertama didunia yang
mengenal tulisan. Semenjak bangsa-bangsa didunia mengenal tulisan, cara
berkomunikasi manusia semakin mengalami kemajuan. Pada zaman modern
perkembangan informatika mengalami kemajuan yang sangat pesat. Diawali dengan
penemuan “Telegram” oleh Samuel Thomas Von Sommering pada tahun 1809. Lalu
muncul penemuan baru yaitu “Telepon” oleh Alexander Grahambell pada tahun 1879.
Setelah itu TIK semakin berkembang dengan munculnya computer digital pertama
yang diberi nama “ENJAC” pada tahun 1946. Pada tahun 1957 satelit buatan
manusia pertama milik Uni Sovyet bernama “Sputnik” diluncurkan ke orbit. Dan
Pada tahun 1969 ARPANET yang merupakan cikal bakal internet digunakan oleh
Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk menghubungkan sejumlah computer
sehingga membentuk suatu jaringan. Pada tahun 1991 World Wide Web (WWW) mulai
dirintis oleh Europen Laboratory for Particel Phisyc atau dikenal dengan CERN.
Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan sehari-hari ada
banyak. Karena keunggulan Informata bersifat revolusioner dan memiliki jangka
panjang. Melansir Intelligize Digital, TIK berperan penting di dunia terutama
pada era informasi seperti saat ini. TIK menimbulkan dampak besar dalam
kehidupa sehari-hari. TIK telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan
seharihari bagi banyak orang. Karena saat ini kita hidup di dunia digital yang
terus berkembang.
Aspek Ekonomi dan
Hukum dari Produk Informatika
Sebuah produk informatika memiliki aspek ekonomi dan dampak hukum. Bagaimana aspek ekonomi dan hukum dari sebuah produk informatika? Mari, kita cermati berikut ini.
Aspek Ekonomi
Industri
perangkat keras dan perangkat lunak berkembang sejak ditemukannya komputer.
Mula-mula, perusahaan perangkat keras mainframe dan minicomputer yang muncul,
misalnya IBM, Hitachi, UNIVAC, dan berbagai merk lainnya. Kemudian, dengan
lahirnya PC (personal computer) dan diikuti dengan laptop, tablet serta telepon
pintar, industri perangkat keras mulai tumbuh. Bukan hanya komputer, tetapi
juga semua periferal seperti printer, alat input/ output lainnya. Industri
perangkat keras melahirkan industri manufaktur perangkat keras. Sayangnya, di
Indonesia masih dalam tahap perakitan. Seiring dengan berkembangnya industri di
bidang perangkat keras, industri di bidang perangkat lunak juga berkembang.
Mula-mula, industry perangkat lunak menyatu dengan perangkat keras, dan
perangkat lunak dibangun untuk perusahaan atau pemerintahan, bukan untuk
kehidupan individu sehari-hari. Ini juga diwarnai dengan cara kerja manusia
dengan komputer mainframe dan minikomputer, di mana pengguna tidak berhubungan
langsung dengan perangkat keras. Generasi selanjutnya ialah manusia mulai dapat
berinteraksi dengan komputer lewat kabel atau jaringan lokal dengan menggunakan
terminal berbasis tabung. Komputer hanya dipakai para profesional di kantor,
atau untuk para periset di laboratorium. Dengan lahirnya PC, komputer makin
dipakai di rumah dan untuk kehidupan sehari-hari, perkembangannya didukung
dengan lahirnya internet. Komputer sekarang sudah dalam genggaman manusia dalam
bentuk telepon pintar. Industri perangkat lunak berkembang pesat untuk memenuhi
kebutuhan manusia berinteraksi dengan komputer, atau manusia berinteraksi
dengan manusia lainnya baik dalam kelompok maupun individual. Berbeda dengan
industri manufaktur perangkat keras, makin banyak diciptakan perangkat lunak.
Apalagi dengan makin murahnya komputer dan perangkat lain sampai dengan telepon
pintar, perangkat lunak makin banyak menunjang kehidupan sehari-hari dalam
berbagai bidang. Perangkat lunak diperlukan menunjang kehidupan sehari-hari
misalnya untuk berkomunikasi dan unjuk diri di dunia digital, edukasi,
perdagangan/bisnis, Inovasi di abad digital melahirkan bisnis bidang teknologi
informasi yang makin dibutuhkan. Hampir semua sektor pemerintahan dan bisnis
mengubah cara berbisnis dengan menyediakan jasa layanan online. Anak-anak muda
yang kreatif menumbuhkan perusahaan-perusahaan dari garasi, yang melahirkan
perusahaan raksasa di bidang teknologi Informasi seperti Microsoft, Apple,
Google, dan Facebook. Industri berbasis Teknologi Informasi tumbuh pesat,
dengan yang terkenal misalnya Silicon Valley. Berbeda dengan model bisnis
biasanya, model bisnis di bidang teknologi informasi ini mampu mendominasi
akibat adopsi pasar yang sangat cepat. Suatu bisnis media sosial misalnya dapat
memperoleh pengguna hingga miliaran hanya dalam waktu kurang dari 5 tahun.
Perkembangan ini mendisrupsi bursa perusahaan terkemuka di dunia yang saat ini
menjadi didominasi oleh perusahaan berbasis teknologi informasi. Jika pada tahun
2013, lima perusahaan dengan pasar terbesar terdiri atas Apple (Teknologi),
Exxon (Minyak dan Gas), Berkshire Hathaway (Konglomerasi Investasi), PetroChina
(Minyak dan Gas), serta Walmart (Retail), pada tahun 2018, posisi lima besar
tersebut semuanya dikuasai oleh perusahaan di bidang teknologi informasi
seperti Apple, Alphabet, Microsoft, Amazon, dan Tencent.
2. Aspek Hukum
Perangkat lunak
merupakan hasil buah pikir (karya intelektual) manusia, seperti halnya buku
atau karya lainnya. Oleh karena itu, perangkat lunak harus dihargai sebagai
salah satu hak kekayaan intelektual. Sayangnya, karena bentuknya yang berupa
benda digital, perangkat lunak lebih mudah untuk diperoleh melalui cara yang
tidak legal/benar secara hukum, atau dengan istilah umumnya ialah melalui
pembajakan. Perlu ditekankan bahwa melakukan pembajakan perangkat lunak itu
tindakan melawan hukum. Untuk dapat memahami hal-hal yang boleh/tidak boleh
dilakukan terhadap suatu perangkat lunak, kita perlu melihat jenis lisensi apa
yang disediakan oleh pembuat perangkat lunak tersebut. Lisensi perangkat lunak
mencakup izin, hak, dan pembatasan yang diberlakukan atas perangkat lunak, baik
berupa suatu komponen atau program berdiri sendiri. Penggunaan suatu perangkat
lunak tanpa lisensi dapat dianggap pelanggaran atas hak eksklusif pemilik
menurut hukum hak cipta atau, kadang, paten dan dapat membuat pemilik menuntut
pelanggarnya. Dalam suatu lisensi, penerima lisensi diizinkan untuk menggunakan
perangkat lunak berlisensi sesuai dengan persyaratan khusus dalam lisensi.
Pelanggaran persyaratan lisensi, bergantung pada lisensinya, dapat menyebabkan
pengakhiran lisensi, dan hak pemilik untuk menuntut pelanggarnya. Lisensi dapat
dianggap sebagai sebuah perjanjian hukum yang resmi antara pembuat perangkat
lunak yang menyediakan lisensi tersebut (licensor) dan pihak pengguna perangkat
lunak yang menerima lisensinya (licensee).
Ada beberapa
jenis lisensi perangkat lunak. Berikut ini rangkuman beberapa jenis utama dari
lisensi perangkat lunak.
a.
Lisensi Komersial
Lisensi komersial adalah lisensi yang bersifat paling
restriktif (mengikat). Sesuai namanya, lisensi ini biasanya diterapkan untuk
perangkat lunak yang berbayar. Pengguna hanya diperbolehkan menggunakan
perangkat lunak setelah membayar suatu harga tertentu kepada pembuat perangkat
lunak. Selain itu, dalam penggunaannya pun, biasanya, terdapat berbagai
peraturan yang mengatur hal yang boleh/tidak boleh dilakukan oleh pengguna
selama masa pemakaian, misalnya: hanya boleh meng-instalasi dalam jumlah
tertentu atau pada perangkat tertentu, tidak boleh memperbanyak/menggandakan
perangkat lunak di luar yang telah disepakati, tidak boleh mengubah kode
program atau perilaku perangkat lunak di luar metode yang diperbolehkan, dan lain-lain.
Perangkat lunak dengan lisensi komersial ini tentunya rentan terhadap tindakan
pembajakan, terutama perangkat lunak yang diperlukan oleh banyak orang,
seperti: sistem operasi, pengolah kata, pengolah gambar dan lain-lain.
b.
Lisensi Gratis (Freeware)
Sebagian perangkat lunak mungkin disediakan secara gratis,
dan dapat diunduh serta di-install dari sebuah sumber tertentu yang disediakan
oleh penggunanya
Meskipun perangkat lunak tersebut disediakan secara gratis,
bukan berarti tidak ada batasan yang diatur dalam lisensinya. Misalnya,
meskipun sebuah perangkat lunak berlisensi gratis, tetapi mungkin tidak
memperbolehkan pengguna untuk mendistribusikan ulang perangkat lunak tersebut,
atau mengubah kode programnya. Sebuah variasi lisensi yang mirip (tetapi tidak
sama persis) dengan lisensi gratis ialah lisensi shareware, yang memperbolehkan
pengguna untuk secara gratis mencoba perangkat lunak tersebut selama masa
percobaan tertentu yang ditetapkan (misal selama 1 bulan), dan setelah itu,
pengguna diminta untuk membayar untuk menggunakan perangkat tersebut lebih
lanjut. c. Lisensi Open Source Lisensi open source adalah lisensi yang
memperbolehkan pengguna untuk tidak hanya menggunakan perangkat lunak tersebut,
tetapi juga untuk melihat, mengubah dan mendistribusikan kode sumber program
yang digunakan untuk membuat perangkat lunak tersebut. Dengan menggunakan
lisensi ini, penulis perangkat lunak dapat membagikan kode program yang
dibuatnya, agar dapat ditingkatkan oleh orang lain sehingga dapat menimbulkan
kolaborasi/kerja sama untuk membangun sebuah perangkat lunak berkualitas yang
dapat digunakan oleh khalayak umum secara gratis (tanpa berbayar). Saat ini,
open source sudah menjadi sebuah gerakan yang didukung oleh banyak orang,
organisasi, perusahaan serta pemerintahan di seluruh dunia, dan telah mampu
menghasilkan berbagai perangkat lunak berkualitas, mulai dari sistem operasi
(misal Linux), perangkat pengolah dokumen (oice), penjelajah internet
(browser), klien email, pengolah gambar, pemutar dokumen multimedia (suara dan
video), dan lain sebagainya. Salah satu pelopor gerakan open source ialah
proyek GNU (GNUis Not Unix) yang mulai memopulerkan sistem operasi yang gratis.
Pada pertengahan 1980an, proyek GNU Mengeluarkan lisensi-lisensi perangkat lunak
bebas yang terpisah untuk setiap paket perangkat lunaknya. Kesemuanya
digantikan pada 1989 dengan versi satu dari Lisensi Publik Umum GNU (GNU
General Public License disingkat GPL). Versi 2 dari GPL yang dirilis pada 1991,
dan diikuti dengan GPL versi 3 pada tahun 2007. d. Lisensi Domain Publik
Lisensi adalah jenis lisensi di mana semua hak cipta terhadap perangkat lunak
telah dilepaskan (oleh si pembuat perangkat lunak) sehingga kepemilikan
perangkat lunak tersebut diberikan kepada masyarakat umum. Setiap orang
diperbolehkan untuk menggunakan, menggandakan, dan mendistribusikan ulang,
ataupun mengubah kode programnya tanpa ada batasan. Lisensi perangkat lunak
bebas memberikan banyak kemajuan di bidang pengembangan perangkat lunak dan
juga perangkat keras karena adanya keterbukaan informasi tentang software.
Perdebatan mengenai hak kekayaaan intelektual perangkat lunak dikaitkan dengan
kebebasan memakai dan memodiikasi ini masih akan menjadi perdebatan yang tidak
selesai, tetapi akan membawa banyak kemajuan dan inovasi.
Bidang studi terkait
teknik iformatika
Ilmu komputer dan teknik
informatika merupakan salah satu jurusan populer di kalangan pelajar ketika
melanjutkan sekolah kejuruan atau kuliah. Dengan pesatnya perubahan teknologi
saat ini, lulusan jurusan ini sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang dan
industri. Dalam jurusan ini akan mempelajari tentang algoritma, matematika,
logika, pemrograman, pembuatan software, database, jaringan dan sebagainya.
Seperti apa bidang studi terkait teknik informatika? Informatika teknologi,
Rekayasa perangkat lunak, Ilmu computer dan Komputer sains. Setiap displin ilmu
pasti memiliki cabangnya masing-masing. Ketiganya memang berkaitan dengan
komputer. Tapi, ada perbedaan dalam konsentrasi dan aspek dalam masing-masing
bidang. Banyak yang salah mengerti bahwa ilmu komputer itu sama dengan ilmu
komunikasi.
Karier di Bidang Informatika
Mereka yang bekerja di bidang informatika jarang sekali mengatakan bahwa mereka
bekerja di bidang informatika. Biasanya, mereka lebih cenderung menyebut mereka
memiliki karier di bidang teknologi informasi atau yang dalam bahasa Inggris
disebut information technology (IT). Belakangan, ada banyak profesional yang
menggunakan berbagai macam posisi pekerjaan yang lebih spesiik seperti system analyst,
back-end engineer, front-end engineer, dev-ops engineer, user experience
designer, data scientist, product manager, hingga chief technology oicer.
“Posisi” tersebut terus berkembang dan berevolusi mengikuti perkembangan
teknologi dan kebutuhan industri yang sedemikian cepatnya. Menurut Prof. Peter
J Denning, seorang peneliti terkemuka yang banyak melahirkan tulisan ilmiah
terkait keprofesian di bidang Informatika, suatu profesi harus memiliki empat
ciri yang khas. Keempat ciri tersebut seperti berikut. 1. Mendalami suatu
bidang yang menjadi perhatian manusia dalam waktu yang lama. Profesi
informatika berperan untuk memenuhi kebutuhan manusia atas kemampuan komputasi
dan komunikasi yang efektif. Hal ini juga didorong oleh perkembangan teknologi
yang makin cepat dan makin melebur dengan seluruh sendi-sendi kehidupan
manusia. Pada bidang ini, seorang profesional di bidang informatika akan
berusaha menyelesaikan berbagai permasalahan dengan memanfaatkan kemampuan
komputer. 2. Mengodiikasikan kumpulan prinsip atau pengetahuan konseptual.
Kumpulan prinsip-prinsip ini diwujudkan dalam berbagai bentuk. Kurikulum yang
dibuat oleh ACM dan IEEE, program studi di perguruan tinggi, dan
lembaga-lembaga pelatihan merupakan salah satu wujud kodiikasi prinsip-prinsip di
bidang informatika yang dapat diakses oleh seorang profesional di bidang
informatika. 3. Mengodiikasikan kumpulan praktik, yang juga meliputi
kompetensi. Hal ini salah satunya diwujudkan dan diakui melalui sertiikasi
kompetensi profesional yang telah dijelaskan pada unit sebelumnya. 4.
Menetapkankan standar kompetensi, etika, dan praktik. Hal ini menjadi standar
bagi seorang profesional di bidang informatika untuk berperilaku dan bersikap
dalam menjalankan tugas-tugas profesinya. Hal ini bermanfaat agar profesional
di bidang informatika memiliki integritas dan dapat dipercaya. Berdasarkan
peran informatika, Prof. Denning membagi profesi di bidang informatika dalam
tiga kategori, yaitu profesi yang sangat spesifik di bidang informatika,
profesi yang sarat dengan informatika, serta profesi yang memberikan dukungan
teknologi informasi.
Aplikasi
perkantoran (office application) adalah kumpulan aplikasi yang digunakan untuk
memudahkan pekerjaan perkantoran. Karena berupa aplikasi, fiitur-fiturnya sudah
tersedia dan dapat langsung digunakan oleh pengguna, tanpa harus membangunnya
sendiri menggunakan bahasa pemrograman. Secara umum, aplikasi perkantoran
terbagi menjadi beberapa jenis menurut kegunaan dan fungsinya. Tiga di
antaranya yang paling banyak digunakan ialah seperti berikut. 1. Aplikasi
pengolah kata (word processor). Aplikasi ini fitur utamanya digunakan untuk
membuat dan mengolah dokumen, misalnya membuat surat, menyusun laporan, dan
lain-lain. Contoh aplikasi pengolah kata ialah Microsoft Word,Open Office Word,
Google Docs, dan lain-lain. 2. Aplikasi pengolah angka (spreadsheet). Aplikasi
ini fitur utamanya digunakan untuk mengelola data yang disajikan dalam bentuk
lembar kerja, yaitu tabel dua dimensi yang terdiri atas kolom dan baris
fitur-fitur yang tersedia dapat mempermudah perhitungan data dan mengolah data
secara statistik, dan dapat menampilkannya dalam bentuk diagram. Contoh
aplikasi spreadsheet ialah Microsoft Excel, OpenOffice Spreadsheet, Google
Sheet, dan lain lain. 3. Aplikasi presentasi. Aplikasi ini fitur utamanya digunakan
untuk memudahkan kita untuk membuat slide presentasi dengan mudah dan cepat
serta menghasilkan slide yang menarik. Slide presentasi adalah objek yang
terdiri atas butir-butir penjelasan, dapat disertai gambar atau ilustrasi
lainnya. Contoh perangkat lunak pembuat presentasi ialah Microsoft Office
PowerPoint, OpenOffice Presentation, Google Slide, dan lain-lain.
INTEGRASI KONTEN APLIKASI PERKANTORAN
Mengintegrasikan
artinya menyatukan beberapa objek, data, atau komponen untuk membentuk sesuatu
yang utuh dan bermakna, walaupun komponennya tadinya terpencar atau tidak ada
hubungannya. Misalnya, kita harus membuat sebuah laporan berdasarkan pengamatan
yang datanya dibuat dan divisualisasi dengan excel. Sebelum laporan lengkap,
kita membuat proposal dalam bentuk slides. Saat kita membuat laporan, untuk
menghindari mengerjakan hal yangsama (mengetik ulang), kita perlu “membawa”
potongan hasil kerja dengan MS Excel, MS Word, dan MS PowerPoint ke dalam MS
Word karena laporan akhir dibuat dengan MS Word. Setiap jenis aplikasi
perkantoran memiliki fungsi yang berbeda sehingga pengguna biasanya hanya
menggunakan satu aplikasi sekali waktu, misalnya menggunakan aplikasi word
processor untuk menyusun dokumen. Akan tetapi, ada kalanya, pengguna memerlukan
lebih dari satu aplikasi untuk suatu keperluan. Sebagai contoh, saat diperlukan
laporan yang memuat diagram, selain aplikasi pengolah kata, diperlukan juga
aplikasi pengolah lembar kerja yang dapat membuat diagram dengan lebih presisi.
Oleh karena itu, diperlukan integrasi konten antar aplikasi perkantoran.
Integrasi memungkinkan untuk mengaitkan data maupun fitur antar aplikasi
sehingga data atau fitur pada satu aplikasi dapat digunakan di aplikasi yang
lain. Integrasi konten aplikasi perkantoran bertujuan untuk menggabungkan
konten aplikasi lain dalam satu aplikasi. Sebagai contoh, pada Microsoft
Office, data dari Microsoft Excel dapat ditautkan dengan dokumen pada Microsoft
Word dalam pembuatan surat, atau data di Microsoft Excel ditautkan dengan
presentasi pada MS PowerPoint dalam menampilkan grafik dan tabel. Kedua contoh
tersebut merupakan contoh implementasi dari integrasi konten antaraplikasi di
Microsoft Office. Microsoft Excel digunakan sebagai sumber data atau objek untuk
disajikan dalam dokumen atau presentasi. Terdapat beberapa cara untuk
mengintegrasikan data, teks, gambar antar aplikasi perkantoran. Cara itu
menggunakan: (a) teknik “Salin-Tempel”(Copy Paste) atau “Gunting-Tempel” (Cut
Paste), (b) Menu yang tersedia di aplikasi, (c) teknik Object Linking dan
Embedding. 1. Integrasi dengan Perintah Cut, Copy, dan Paste Perintah Cut
(Potong), Copy (Salin), dan Paste (Tempel) pada aplikasi komputer saat ini
diinspirasi dari praktik tradisional dalam pengeditan naskah yang diketik pada
sebuah kertas, di mana orang akan memotong (cut) paragraf dari halaman dengan
gunting dan menempelkannya ke halaman lain (paste). Praktik ini tetap
berlangsung hingga 1980-an. Pada saat itu, toko alat tulis bahkan menjual
"gunting pengeditan" dengan bilah cukup panjang yang mampu memotong
halaman selebar 22 cm
Saat
ini, perintah Cut, Copy, dan Paste sangat populer digunakan. Banyak aplikasi
menyediakan cara unik untuk metode ini seperti: kombinasi tombol, menu
tarik-turun (pull-down menu), menu pop-up, dll. Mekanisme tradisional Cut,
Copy, dan Paste menggunakan gunting, sedangkan pada aplikasi komputer, perintah
Cut memindahkan teks/grafik atau objek lain ke dalam clipboard atau bufer
berupa tempat penyimpan sementara. Perintah Paste akan memindahkan objek dari
clipboard tersebut menuju ke dokumen tujuan. Perintah Copy akan menyalin
teks/grafik atau objek lain yang disorot ke dalam clipboard dan akan
memindahkan objek dari clipboard tersebut menuju ke dokumen tujuan. Perintah
“Potong dan Tempel” memiliki urutan cara yang sama, tetapi perintah untuk
Potong, yaitu menggunakan Ctrl-x (⌘
+ x untuk pengguna Macintosh). Contohnya, melakukan Copy-Paste pada tabel dari
aplikasi lembar kerja ke pengolah kata. Atau, melakukan penyalinan dari MS Word
dan ditempel ke MS Excel atau MS PowerPoint. Artinya, kita dapat membuka 2 atau
3 aplikasi sekaligus, dan membawa potongan teks, tabel, gambar dari satu
aplikasi ke aplikasi lainnya. Karena praktis, kita sering melakukan Copy-Paste.
Copy-Paste perlu dilakukan dengan cermat jika hasilnya masih harus
diedit/diubah. Seringkali, terjadi Copy Paste yang menghasilkan teks yang salah
karena penulis lupa mengedit 2. Fitur Integrasi Konten pada Aplikasi Integrasi
konten pada bagian ini dilakukan dengan menggunakan fitur integrasi yang
tersedia di aplikasi. Kita dapat menggunakan menu pada salah satu aplikasi yang
secara otomatis membuka aplikasi lainnya. Misalnya, pada Microsoft Word, ketika
dipilih menu Insert Chart, Microsoft Excel secara otomatis akan terbuka. Tentu,
kalian juga membawa diagram ke MS PowerPoint dan melakukan hal yang sama. 3.
Object Linking & Embedding Pada Object Linking (untuk Microsoft Office),
objek yang berasal dari aplikasi perkantoran lain dapat disisipkan ke aplikasi
perkantoran yang sedang dibuat. Perubahan pada data sumber akan mengakibatkan
perubahan pada objek yang dihubungkan dengan fasilitas ini pada aplikasi
lainnya.
FITUR LANJUT APLIKASI PERKANTORAN
Fitur
lanjut pada aplikasi perkantoran adalah fitur yang dapat digunakan untuk
keperluan tertentu yang merupakan pengembangan dari fungsi utamanya. Berikut
ini merupakan fitur lanjutan yang dapat kita gunakan di aplikasi Microsoft
Office. 1. Mail Merge Mail Merge merupakan fitur lanjutan yang dapat kita temui
di Microsoft Word. Mail Merge adalah fitur yang dapat kita gunakan untuk
menghasilkan surat, amplop, undangan, dan lainlain secara berulang, tetapi
terdapat beberapa komponen yang berbeda misalnya nama dan alamat yang dituju.
Dalam hal ini, kita tidak perlu membuat dokumen sebanyak jumlah nama/tujuannya,
tetapi hanya cukup menggunakan satu dokumen Word dan daftar nama/ alamat yang
dapat disimpan dalam daftar, basis data, atau spreadsheet. Cara membuat mail
merge: 1. Buka Excel. 2. Buatlah tabel yang berisi data nama siswa, alamat,
nama orang tua, kurang lebih seperti contoh di bawah ini. 3. Simpanlah file
Excel tersebut. 4. Buka Word. 5. Buatlah dokumen surat 6. Klik Mailings Select
recipients Use an existing list. 7. Carilah file excel yang telah dibuat
sebelumnya pada langkah 1-3. 8. Klik Open pilih sheet yang sesuai klik OK. 9.
Letakkan kursor pada sebelah kanan ‘Yth.’. 10. Klik Insert Merge Field pilih
Hubungan. 11. Ulangi langkah 9 dan 10 untuk bagian-bagian lain dari dokumen
surat sehingga diperoleh hasil seperti gambar berikut. 12. Untuk melihat
hasilnya, klik Preview Result. Tampilan hasil seperti pada gambar berikut. 13.
Gerakkan panah ke kiri dan ke kanan untuk melihat tampilan data lainnya. Data
pada setiap baris akan ditampilkan satu per satu.
------------------------------------------------------
Kerjakan tugas berikut ini !
Sistem Komputer terdiri atas beberapa bagian berikut.
1. Perangkat Keras (Hardware)
2. Perangkat Lunak (Software)
3. Pengguna (Brainware)
a). Input Device (Perangkat masukan)Merupakan perangkat pada hardware komputer yang fungsinya sebagai alat untuk memasukkan data-data atau perintah pada komputer. Misalnya seperti Keyboard, mouse, web cam, scanner, dan lain-lain
b). Output Device (Perangkat Keluaran)Merupakan perangkat pada komputer yang fungsinya untuk menampilkan hasil pemerosesan data-data. Misalnya seperti monitor, printer, projektor dan lain-lain.
c). Processing Device (Perangkat Pemeroses)Merupakan perangkat pada hardware komputer yang fungsinya sebagai pusat pengolahan data. Jadi dapat dikatakan perangkat ini adalah otak dari komputer dan sering juga disebut dengan CPU (Central Processing Unit). Processing Device akan melakukan komunikasi dengan perangkat input, output dan storage untuk melaksanakan perintah-perintah yang di masukkan.
2. Perangkat Lunak (Software)
a). Operating System (Sistem Operasi)Sistem Operasi komputer merupakan program dasar pada komputer yang umumnya berfungsi untuk menghubungkan pengguna dengan hardware. Dapat dikatakan juga sistem operasi yaitu perangkat lunak yang bertugas untuk melakukan kontrol dan memanajemen perangkat keras dan operasi-operasi yang dilakukan pada sistem, termasuk juga menjalankan aplikasi-aplikasi yang dapat melakukan pengolahan data. Contoh sistem operasi komputer misalnya seperti Microsoft Windows, Linux, Mac OS, dan lain-lain.
b). Program Aplikasi (Aplication Program)Program aplikasi merupakan perangkat lunak yang siap untuk dipakai. Program aplikasi digunakan untuk membantu pekerjaan pengguna komputer dalam mengolah berbagai macam data. Pada sebuah komputer perangkat lunak ini sering disiapkan sesuai dengan selera dan kebutuhan penggunanya. Misalnya seperti Microsoft Excel, Microsoft Word, Microsoft Access, Photo Shop, Chrome, Mozilla dan lain-lain.
c). Utility Program (Program Tambahan )Merupakan perangkat lunak yang fungsinya untuk menjalankan tugas-tugas tambahan, disebut juga sebagai program dukungan dan memiliki fungsi tertentu. Misalnya seperti program yang disediakan oleh sistem operasi seperti Data recovery, Disk Defragmenter, Sceensever, Backup, dan lain-lain.
d). Programing Language (Bahasa Pemerograman)Merupakan bahasa yang dapat digunakan pengguna komputer untuk berkomunikasi dengan komputer, dapat dikatakan juga sebagai standar bahasa instruksi untuk berkomunikasi dan memberikan perintah pada komputer. Beberapa contoh bahasa pemerograman diantaranya seperti PHP, Java, Python, C, Perl dan lain-lain.
a). ProgramerMerupakan orang yang mempunyai keahlian menguasai banyak ataupun salah satu bahasa pemerograman, beberapa bahasa pemerograman yang sering digunakan misalnya seperti PHP, Java, Phyton, C dan lain-lain. Jadi programer dapat dikatakan juga sebagai orang yang membuat dan bertugas untuk mempersiapkan program yang memang diperlukan pada sistem komputer yang akan digunakan untuk mengolah data.
b). Sistem AnalisMerupakan orang yang memiliki tanggung jawab terhadap penelitian, perencanaan, penkoordinasian dan merekomendasikan pilihan software, hardware dan sistem yang sesuai dengan kebutuhan penggunanya (perorangan, organisasi dan perusahaan). Seorang sistem analis-pun sangat berperan penting dalam proses pengembangan suatu sistem. Seorang sistem analis perlu memiliki 4 (empat) keahlian seperti analisis, teknis, manajerial dan cara berkomunikasi dengan orang lain atau interpersonal.
Kemampuan dalam melakukan analisis dapat memungkinkan untuk memahami perilaku organisasi dan juga fungsi-fungsi lainnya, kemampuan tersebut dapat membantu dalam mengidentifikasi berbagai kemungkinan yang terbaik dalam menyelesaikan masalah yang sedang di hadapi. Kemampuan teknis dapat memungkinkan untuk memahami berbagai potensi dan keterbatasan dari teknologi informasi. Keahlian dalam manajerial dapat membantu dalam mengelola sumber daya, proyek dan lain-lain. Dan keahlian Interpersonal dapat membantu dalam berinteraksi khususnya dengan pengguna akhir atau user.Seorang sistem analis juga harus mampu untuk memahami dan bekerja dengan berbagai jenis bahasa pemerograman, sistem operasi, maupun perangkat keras yang digunakan oleh pengguna akhir.
c). AdministratorMerupakan orang yang tugasnya mengelola suatu sistem operasi dan juga beberapa program yang sedang berjalan pada sistem komputer.
d). OperatorMerupakan orang yang memanfaatkan sistem komputer yang telah ada atau dia hanya menggunakan aplikasi-aplikasi tertentu saja untuk mengolah data. Demikian penjelasan tentang pengertian sistem komputer, jika ditemukan beberapa kesalahan mohon dimaafkan. Semoga dapat bermanfaat dan terimakasih.
Tujuan :